Minggu, 12 Juni 2011

PROFIL PEMBALAP

Casey Stoner


BIODATA

Lahir : Kuri-Kuri, New South Wales, Australia, 16 Oktober 1985
Profesi : Pembalap Moto GP
Tim : Ducati Marlboro Team
Debut Grand Prix : 2001

Karir Balap :

    * Kelas 50cc Minibike (1989)
    * Debut balap kategori dirt track racing Usia 9 tahun
    * Gelar junior dirt tracking Australia dengan rekor 70 gelar lokal dan 41 gelar nasional di kategori dirt track dan long track racing (1991 to 1999)
    * Pindah ke Inggris untuk debut road racing, menjuarai Aprilia RS125 Challenge, mengikuti kejuaraan British 125cc, berada di urutan 12 untuk ketiga kalinya hingga akhir musim dengan Honda, mewakili Honda sebanyak dua kali di kejuaraan Spanish 125cc, masuk finish posisi kelima di Albacete (2000)
    * Menjadi juara kedua di kejuaraan British 125cc, 7 kemenangan, runner up di kejuaraan Spanish 125cc, bersama Telefónica Movi Star Team Honda (2001)
    * Safilo Oxydo Race - LCR, nomor 7 Aprilia : Casey bergabung dengan Lucio Cecchinello pada musim Grand Prix pertamanya di kelas 250cc. Mengawali dari baris kedua grid sebanyak 4 kali, posisi terbaiknya berada di urutan kelima di Brno dan keenam sebanyak tiga kali dengan total 68 poin (2002)
    * Safilo Oxydo - LCR, nomor 27 Aprilia : Tahun 2003, Stoner berpindah kelas di kelas 125cc GP series dengan tim yang sama dan berada di peringkat kedelapan. Ia berhasil finish di Podium pertamanya di Jerman dan ia mengulanginya lagi sebelum menjadi juara di Valencia di tahun penutupan kejuaraan. Skornya di posisi satu, dua kali waktu lap tercepat, dan total nilai akhirnya 125 poin (2003)
    * Red Bull KTM, nomor 27 KTM : Casey berganti tim dan bergabung dengan KTM di kelas 125cc saat tim tersebut memasuki tahun GP keduanya. Ia berhasil finish di lima besar sepanjang 7 putaran pertama hingga. Ia meraih gelar juara KTM pertamanya di Malaysia dan berada di urutan kelima dengan 5 rekor podium lainnya dan memperoleh nilai total 145 poin. Ia berada di posisi dua dua satu kali dan ketiga sebanyak enam kali dan 1 kali waktu lap tercepat (2004)
    * Carrera Sunglasses - LCR, nomor 27 Aprilia : Kembali ke Cecchinello, Aprilia dan kelas 250cc di tahun 2005 dengan gelar Stoner sebagai penantang pembalap Honda, Dani Pedrosa. Ia meraih 5 kemenangan dan lima podium lainnya, dua pole, dan waktu lap terbaik. Poinnya tertinggal 55 angka dengan Pedrosa dengan total nilai keseluruhan 254 poin (2005)
    * Honda LCR, nomor 27 Honda : Lucio Cecchinello menetapkan kepindahan tim ke kelas Moto GP untuk pertama kalinya, dengan motor Honda 990cc untuk Casey. Meskipun motornya pernah bertabrakan beberapa kali, ia berhasil membuat impresi yang kuat dan posisi pole pertamanya berhasil ia raih di Turki. Dengan hasil nilai 10 ia berada di peringkat enam besar, dan nilai total 119 poin menempatkannya di posisi delapan (2006)
    * Ducati Marlboro Team, number 27 Ducati : Stoner menjadi pembalap Ducati kelima di Moto GP series di kelas 800cc (2007)

BIOGRAFI

Casey Stoner lahir di kota Kuri-kuri, New South Wales Australia pada tanggal 16 Oktober 1985. Debut balap GP motor ia jalani sebagai pembalap wild card di sirkuit Donington Park, GP Inggris kelas 125cc pada tahun 2001.
Pada tahun 2002 ia turun penuh di kelas 250cc bersama tim Safilo Oxydo Race-LCR menggunakan motor Aprilia RSW250.
Musim 2003, masih di tim Safilo Oxydo Race-LCR, ia kembali ke kelas 125cc dan berada di peringkat 8 dengan 125 poin.
Tahun 2004 ia pindah tim ke Red Bull KTM dan berhasil memperbaiki posisi ke peringkat 5 dengan 145 poin.
Di tahun 2005, pembalap yang sering menggunakan nomor 27 ini kembali ke kelas 250cc bersama tim Carrera Sunglasses-LCR dan merebut runner up dunia GP 250cc.
Musim 2006 Stoner naik ke kelas MotoGP dan bergabung dengan tim Fortuna LCR Honda.
Musim 2007 Stoner direkrut oleh Ducati Marlboro Team untuk menggantikan Sete Gibernau yang pensiun di akhir 2006. Bersama Ducati, sampai 7 balapan yang sudah digelar Stoner menjuarai 4 GP yaitu Qatar, Turki, Tiongkok, dan Catalunya. Memimpin klasemen Juara Dunia dengan nilai 140, selisih 14 poin dengan Valentino Rossi di tempat kedua.
Retrieved from "http://www.ghabo.com/gpedia/index.php/Casey_Stoner"
 
Smile 
 
Dani Pedrosa PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh rufa   
Selasa, 25 November 2008 21:37

Dani Pedrosa


BIODATA

Tim : Repsol Honda
Lahir : Sabadell, 29 September 1985
Tinggi/Berat : 158cm/51Kg
Hobi : Musik, Internet

Karir :

    * Juara 3 di Kejuaraan Pocket Bikes Spanyol (1997)
    * Juara Pocket Bike Spanyol (1998)
    * Posisi 8 di MoviStar Activa Joven Honda Cup, Honda RS 125 (1999)
    * Posisi 4 di Kejuaraan 125cc Spanyol, Honda RS 125 (2000)
    * Posisi 8 di Kejuaraan 125cc Dunia, Honda RS 125 (2001)
    * Juara 3 di Kejuaraan 125cc Dunia, Honda RS 125 (2002)
    * Juara Dunia Kelas 125cc, Honda RS 125 (2003)
    * Juara Dunia Kelas 250cc, Honda RSW 250 (2004)
    * Juara Dunia Kelas 250cc, Honda RSW 250 (2005)
    * Posisi 5 di Kejuaraan Moto GP Dunia, Honda RC211V (2006)

Mesin Motor :

    * Tipe : 4 stroke
    * Konfigurasi/Silinder : 5 Silinder
    * Kategori : 990 cc
    * Kecepatan : + 240 HP
    * Sistem Bahan Bakar : Elektronik Injection
    * Gearbox : 6 Rasio Maksimal
    * Sistem Kopling : Kering, Multidisc

BIOGRAFI

Daniel Pedrosa memulai debut balap GrandPrix motor pada tahun 2001 di kelas 125 cc bersama tim Telefonica movistar Honda JR, dan meraih posisi ke 8 klasemen akhir. Pada tahun 2002 ia meraih juara 3 dunia GP 125 cc untuk tim Telefonica.
Di musim balap 2003 bersama tim Telefonica movistar Honda JR, ia merebut juara dunia GP 125cc dengan poin 223. Dan pada tahun 2004 ia pindah ke kelas 250 cc dan bergabung dengan tim telefonica movistar Honda 250, dan langsung merebut juara dunia GP 250 cc.
Tahun 2005 Dani Pedrosa mempertahankan gelar juara dunia GP 250 cc. Di musim balap 2006 ia pindah ke kelas MotoGP untuk tim Repsol Honda, bersama pembalap Amerika Nicky Hayden. 
Smile 
 
profil valentino rossi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh rufa   
Jumat, 21 November 2008 11:43

Valentino Rossi


BIODATA


Nama : Valentino Rossi
Lahir : Urbino, 16 Februari 1979
Kebangsaan : Italia
Tinggi/Berat : 180cm/69kg
Karir :

    * Go-kart pertama (1985)
    * Debut balap karting 60cc (1989)
    * Juara kejuaraan karting regional 60cc, sembilan kali menang (1990)
    * Peringkat 5 di Kejuaraan Junior go-kart Italia (1991)
    * Juara Italian Minibike Endurance (1992)
    * Peringkat 12 Italian 125cc Sport Production championship dengan motor Cagiva (1993)
    * Juara Italian 125cc Sport Production dengan motor Cagiva (1994)
    * Juara nasional Italia 125cc, peringkat 3 125cc Kejuaraan Eropa, peringkat 11 di Kejuaraan, Spanish Open 125cc semuanya dengan motor Aprilia (1995)
    * Debut kejuaraan dunia di GP Malaysia 125cc menggunakan Aprilia tim Scuderia AGV (1996)
    * Juara dunia 125cc termuda ke-2 mengendarai Aprilia di tim Nastro Azzuro Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 321 poin, 11 Kemenangan di Malaysia, Spanyol, Italia, Perancis, Belanda, Imola, Jerman, Brazil, Inggris, Catalunya, dan Indonesia (1997)
    * Pindah kelas ke 250cc mengendarai Aprilia tim Nastro Azzuro, Posisi kedua di kejuaraan dengan 201 poin, 5 kemenangan di Belanda, Imola, Catalunya, Australia, dan Argentina (1998)
    * Menjadi juara dunia 250cc termuda dengan mengendarai Aprilia untuk tim Aprilia Grand Prix Racing, Posisi pertama di kejuaraan dengan 309 poin, 9 kemenangan di Spanyol, Italia, Catalunya, Inggris, Jerman, Ceko, Australia, Afrika Selatan, dan Brazil (1999)
    * Naik kelas lagi ke 500cc mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team, Posisi kedua di kejuaraan dengan 209 poin, 2 kali menang di Inggris dan Brazil (2000)
    * Merebut gelar juara dunia 500cc dengan mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 325 poin, 11 kemenangan di Jepang, Afrika Selatan, Spanyol, Catalunya, Inggris, Ceko, Putugal, Pasifik, Australia, Malaysia, dan Brazil (2001)
    * Memenangi Moto GP World Championship yang direvisi dengan mengendarai Honda RC211V untuk tim Repsol Honda Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 355 poin, koleksi 11 kemenangan di Jepang, Spanyol, Perancis, Catalunya, Italia, Belanda, Inggris, Jerman, Portugal, Brazil, dan Australia (2002)
    * Memenangi gelar juaranya yang kedua di Moto GP World Championship bersama Repsol Honda Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 357 poin, koleksi 9 kemenangan di Jepang, Spanyol, Italia, Ceko, Portugal, Rio, Malaysia, Australia, dan Valencia (2003)
    * Pindah ke Gauloises Fortuna Yamaha mengendarai YZR-M1 dan kembali memenangi Moto GP World Championship, Posisi pertama di kejuaraan dengan 304 poin, 9 kemenangan di Afrika Selatan, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Portugal, Malaysia, Australia, dan Valencia (2004)
    * Memenangi gelar juara dunia yang kedua untuk Gauloises Fortuna Yamaha Team, Posisi pertama di kejuaraan hingga di Malaysia dengan 281 poin, 9 kemenangan di Spanyol, Cina, Perancis, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Jerman, dan Ceko (2005)

Penghargaan :

    * Gelar Juara Dunia 125cc (1997)
    * Gelar Juara Dunia 250cc (1999)
    * Gelar Juara Dunia 500cc (2001)
    * Gelar Juara Dunia Moto GP (2002)
    * Gelar Juara Dunia Moto GP (2003)
    * Gelar Juara Dunia Moto GP (2004)
    * Gelar Juara Dunia Moto GP (2005)

BIOGRAFI

Valentino Rossi pembalap kelahiran Urbino, Italia 16 Februari 1979 adalah seorang pembalap di arena balap grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan dengan titel juara dunia di empat kelas berbeda yang diraihnya selama tujuh tahun berkarir.

Putra dari mantan pembalap GP 250cc Graziano Rossi dan Stefania Palma ini telah mempunyai banyak rekor dan prestasi yang melampaui para seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 7 gelar juara dunia : sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, lima kali di kelas puncak, 500cc, dan Moto GP.

Dalam karirnya sepanjang GP Rossi selalu memakai nomor 46, ia memakai nomor itu setelah menonton aksi seorang pembalap wildcard Jepang bernomor 46 di TV yang membuatnya terkesan. Apalagi nomor itu juga dipakai oleh Graziano Rossi, ayahnya, ketika memenangi lomba pertama dengan Morbidelli tahun 1979. Saat ini ia tetap memakai nomor 46 kebanggaanya itu dan tidak mengikuti juara dunia-juara dunia sebelumnya yang memilih berganti nomor 1 setelah mendapatkan titel juara dunia.

Saat pertama bergabung di Gp 500cc bersama tim eks Doohan yang dikepalai oleh seorang mekanik handal Australia bernama Jerremy Burgess, suasana paddock sangat terpengaruh perangai Doohan yang temperamental. Semua mekanik dan staff tim tampak serius dan cenderung penuh tekanan. Suasana ini membuat Rossi bertekad untuk merayakan besar-besaran ketika menang. Sejak saat itulah, pesta kemenangan menjadi ciri khasnya. Tak hanya bersama teman, juga ribuan pendukungnya yang memadati sirkuit. Ia juga melakukan Aksi "wheelie" dan "burnout" jika memperoleh kemenangan dan kerap memberikan "kneepad" atau topi kepada fansnya dengan melemparnya saat berada di podium.

Dalam karir balapnya, Rossi selalu berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian serta menghibur. Ia beralasan bahwa semua itu dilakukannya dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu. "Rossifumi", julukan Rossi yang diberikan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc. Julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe. Tahun 2004, Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha. Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team.

"Valentinik", julukan ini berasal dari tokoh kartun "Daffy Duck" yang menjadi "superhero" di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc. Julukan lainnya adalah "The Doctor" setelah ia naik di kelas 500cc pada musim 2000. Pada akhir musim 2003 menjelang musim 2004, Valentino Rossi membuat keputusan untuk hijrah dari tim pabrikan Honda, Repsol Honda HRC. Ia memilih bergabung bersama tim Yamaha yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalap Wayne Rainey. Rossi tidak pindah ke tim Yamaha sendirian, ia juga membawa Jerremy Burgess, kepala mekaniknya yang dahulu juga menangani Doohan dan Criville. Mereka melakukan serangkaian tes membenahi teknologi motor Yamaha YZR M1 milik Rossi agar mampu menandingi motor terkuat di Moto GP saat itu, RC211V milik Honda.

Mengenai kepindahannya, banyak yang tak mengira dan pesimis bahwa Rossi akan mampu mempertahankan gelar juaranya. Tapi ia mementahkan semua pandangan pesimis tersebut. Bahkan pada seri pertama musim 2004 di GP Welkom, Afrika Selatan, ia mengalahkan Max Biaggi yang mengendari motor Honda, meskipun dengan perlawanan yang sangat ketat dengan mengendarai motor yamaha yang terakhir berada di podium tahun 1992. Pada tahun 2004 dan 2005 Rossi mejadi juara dunia bersama Yamaha dan menjadi pembalap Yamaha pertama yang paling banyak menjadi juara dalam satu musim (9 kali juara pada musim 2005). 
Smile 
 
 
source :http://motogp.site50.net/
 

Insiden Pedrosa Simoncheli


 Gelaran MotoGP Prancis yang berakhir dengan kemenangan yang diraih Casye Stoner beberapa saat lalu, juga menyisakan banyak cerita. Diantaranya Keagresifan Simoncelli yang membawa korban, Lorenzo harus keluar lintasan lebih awal karena terlibat insiden dengan Simoncelli.
Insiden ini bermula ketika para pembalap dibelakang Stoner bertarung memperebutkan tempat kedua, Simoncelli yang terlibat pertarungan seru dengan rider Repsol Honda, Andrea Dovisiozo, yang akhirnya dapat dilewatinya. Simoncelli yang tampil agresif sejak start ternyata tidak hanya mendapat perlawanan sengit dari Divisiozo, rider Yamaha Factroy Racing, Jorge Lorenzo dengan berbagai cara mencoba mendahului Simoncelli. Namun, pembalap San Carlo Honda Gresini itu masih bisa memberikan perlawanan sepadan di depan Lorenzo.
Saking agresifnya Simoncelli sempat merebut posisi ketiga. Sebuah insiden terjadi saat Simoncelli terlibat pertempuran sengit dengan Pedrosa di trek lurus untuk mendapatkan posisi kedua. Akibatnya, Pedrosa terpelanting ke luar lintasan dan membuatnya harus mengakhiri balapan lebih cepat. Kabar buruknya, ia mengalami cedera patah tulang bahu kanan pascakecelakaan ini.
Berhasil merebut posisi kedua, nasib sial justru menghampiri Simoncelli. Pembalap kribo itu dipanggil masuk pit karena terkena penalti setelah melakukan manuver illegal yang membahayakan saat bertarung dengan Pedrosa. Simoncelli pun harus menjalani hukuman drive-through penalty. Pertarungan jelang akhir balapan pun beralih ke Valentino Rossi dan Dovisiozo yang berjuang keras meraih podium dua.
Sisa musim 2011 berlangsung kian berat bagi Dani Pedrosa. Pembalap Repsol Honda itu didiagnosis mengalami patah tulang selangka atau collarbone setelah insiden kecelakaan yang dialaminya di MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans kemarin (15/5) WIB.

Kecelakaan dialaminya di lap ke-17 saat motornya bersenggolan dengan motor Marco Simoncelli (Honda Gresini). Tubuh Pedrosa terbanting dengan bahu kanan kenyentuh aspal lebih dulu. Setelah motor dan tubuhnya terhenti di gravel, pembalap Spanyol itu langsung memegangi dada atas sebelah kanan sambil menahan rasa sakit.

Diagnosa awal dilakukan di paddock. Tim medis langsung mengonfirmasi Pedrosa mengalami cedera patah tulang selangka sisi kanan. Jadi lengkaplah derita tulang selangka Pedrosa di awal musim ini. Di dua balapan awal musim 2011, dia berlomba dengan menahan rasa sakit akibat cedera di tulang selangka sisi kiri.

Kurang dari sebulan lalu, Pedrosa menyatakan segera pulih dari cedera tulang selangka sisi kiri. Cedera terdahulu itu didapatnya saat menjalani sesi latihan MotoGP Jepang, Oktober 2010. Dia sampai harus absen di dua balapan berikutnya akibat kecelakaan tersebut.

Pedrosa menjalani dua kali operasi untuk pemulihan cedera tersebut. Yang terakhir dilakukannya bulan lalu, satu pekan menjelang balapan ketiga yang berlangsung di Estoril, Portugal. Operasi terakhir itu adalah pengambilan plat di tulang selangka. Sebelum operasi dilakukan, Pedrosa mengeluhkan rasa sakit di bahunya dan berimbas pada lemahnya kondisi tangan kiri.

Operasi tersebut terbukti memberikan hasil positif pada kondisi pembalap 25 tahun itu. Terbukti dari hasil yang diperolehnya di Estoril. Pedrosa meraih kemenangan perdana di musim 2011 setelah menjadi yang tercepat di Estoril.

Insiden yang berlangsung di lap ke-17 tersebut tak hanya memberikan nasib sial bagi Pedrosa. Meski masih bisa melanjutkan lomba, Simoncelli gagal naik podium. Posisi kedua yang direbutnya dari Pedrosa lenyap, akibat hukuman yang dijatuhkan ofisial balapan.

Berdasar investigasi tim ofisial, Simoncelli dianggap melakukan manuver ilegal. Dia menutup jalur balap atau race line Pedrosa. Hukuman ride-trough pun dijatuhkan pada pembalap asal Italia itu. Akhirnya, Simoncelli hanya finis di urutan kelima.

Simoncelli berang dengan keputusan ofisial lomba tersebut. Menurutnya, yang dilakukannya masih sesuai aturan dan tak pantas dikenai hukuman. "Saya berusaha menyalip Dani sekaligus melewati tikungan. Saya juga tetap mencoba memberikan space saat melewati tikungan. Tapi, saya kira Dani melakukan kesalahan dan sedikit keluar dari jalurnya," urai Simoncelli seperti dikutip Autosport.

Sebelum lomba berlangsung, sudah banyak komplain yang dilayangkan beberapa pembalap atas gaya membalap pembalap berambut kriwil itu. Beberapa menyatakan Simoncelli membahayakan pembalap lain yang berusaha mendapatkan waktu yang kompetitif saat latihan.

"Banyak yang berbicara tentang gaya saya. Mereka (ofisial) menghukum saya karena tiap orang banyak berbicara tentang saya. Jika orang lain yang melakukannya, tidak ada yang akan mendapatkan hukuman," cetus Simoncelli. (ady)

Kecelakaan, Tomizawa Tewas di GP Moto2 San Marino

Shoya Tomizawa
(c)afp
Shoya Tomizawa (c)afp
Bola.net - Pembalap asal Jepang Shoya Tomizawa tewas karena luka yang dia alami dalam kecelakaan yang terjadi dalam Grand Prix Moto2 San Marino di Misano, Italia, Minggu.
Pembalap Technomag-CIP berusia 19 tahun itu terjatuh dari motor dia saat mendapat tekanan dari pembalap Italia Alex de Angelis yang melaju cepat.
Baik de Angelis maupun pembalap Inggris Raya Scott Redding tidak bisa menghindari dari menabrak Tomizawa, yang terdorong lebih dari 40 meter dan keluar dari lintasan menuju area pasir.
Tomizawa lalu dilarikan ke rumah sakit, sekitar 30 kilometer di daerah Riccione, namun kemudian diumumkan bahwa dia meninggal dunia.
Dia mengalami luka serius pada tulang tengkorak, dada, dan perut, demikian menurut penyelenggara balapan.
"Seluruh keluarga MotoGP ingin menyampaikan dukacita yang mendalam pada keluarga dan teman-temannya," kata penyelenggara balapan.
Kematiannya merupakan yang pertama dalam Grand Prix sejak rekan senegaranya yang berusia 24 tahun Daijiro Kato, meninggal dunia pada April 2003 di MotoGP Jepang di Suzuka.

Jumat, 10 Juni 2011

Daftar Juara Dunia Grand Prix Sepeda Motor

Tahun MotoGP 250 cc 125 cc
2010 Bendera Spanyol Jorge Lorenzo (Yamaha) Bendera Spanyol Toni Elias (Honda) Bendera Spanyol Marc Marquez (Honda)
2009 Bendera Italia Valentino Rossi (Yamaha) Bendera Jepang Hiroshi Aoyama (Honda) Bendera Spanyol Julian Simon (Aprilia)
2008 Bendera Italia Valentino Rossi (Yamaha) Bendera Italia Marco Simoncelli (Gilera) Bendera Perancis Mike di Meglio (Derbi)
2007 Bendera Australia Casey Stoner (Ducati) Bendera Spanyol Jorge Lorenzo (Aprilia) Bendera Hongaria Gábor Talmácsi (Aprilia)
2006 Bendera Amerika Serikat Nicky Hayden (Honda) Bendera Spanyol Jorge Lorenzo (Aprilia) Bendera Spanyol Álvaro Bautista (Aprilia)
2005 Bendera Italia Valentino Rossi (Yamaha) Bendera Spanyol Daniel Pedrosa (Honda) Bendera Swiss Thomas Lüthi (Honda)
2004 Bendera Italia Valentino Rossi (Yamaha) Bendera Spanyol Daniel Pedrosa (Honda) Bendera Italia Andrea Dovizioso (Honda)
2003 Bendera Italia Valentino Rossi (Honda) Bendera San Marino Manuel Poggiali (Aprilia) Bendera Spanyol Daniel Pedrosa (Honda)
2002 Bendera Italia Valentino Rossi (Honda) Bendera Italia Marco Melandri (Aprilia) Bendera Perancis Arnaud Vincent (Aprilia)
Year 500 cc 250 cc 125 cc
2001 Bendera Italia Valentino Rossi (Honda) Bendera Jepang Daijiro Kato (Honda) Bendera San Marino Manuel Poggiali (Gilera)
2000 Bendera Amerika Serikat Kenny Roberts, Jr. (Suzuki) Bendera Perancis Olivier Jacque (Yamaha) Bendera Italia Roberto Locatelli (Aprilia)
1999 Bendera Spanyol Àlex Crivillé (Honda) Bendera Italia Valentino Rossi (Aprilia) Bendera Spanyol Emilio Alzamora (Honda)
1998 Bendera Australia Michael Doohan (Honda) Bendera Italia Loris Capirossi (Aprilia) Bendera Jepang Kazuto Sakata (Aprilia)
1997 Bendera Australia Michael Doohan (Honda) Bendera Italia Max Biaggi (Honda) Bendera Italia Valentino Rossi (Aprilia)
1996 Bendera Australia Michael Doohan (Honda) Bendera Italia Max Biaggi (Aprilia) Bendera Jepang Haruchika Aoki (Honda)
1995 Bendera Australia Michael Doohan (Honda) Bendera Italia Max Biaggi (Aprilia) Bendera Jepang Haruchika Aoki (Honda)
1994 Bendera Australia Michael Doohan (Honda) Bendera Italia Max Biaggi (Aprilia) Bendera Jepang Kazuto Sakata (Aprilia)
1993 Bendera Amerika Serikat Kevin Schwantz (Suzuki) Bendera Jepang Tetsuya Harada (Yamaha) Bendera Jerman Dirk Raudies (Honda)
1992 Bendera Amerika Serikat Wayne Rainey (Yamaha) Bendera Italia Luca Cadalora (Honda) Bendera Italia Alessandro Gramigni (Aprilia)
1991 Bendera Amerika Serikat Wayne Rainey (Yamaha) Bendera Italia Luca Cadalora (Honda) Bendera Italia Loris Capirossi (Honda)
1990 Bendera Amerika Serikat Wayne Rainey (Yamaha) Bendera Amerika Serikat John Kocinski (Yamaha) Bendera Italia Loris Capirossi (Honda)
Year 500 cc 250 cc 125 cc 80 cc
1989 Bendera Amerika Serikat Eddie Lawson (Honda) Bendera Spanyol Sito Pons (Honda) Bendera Spanyol Àlex Crivillé (JJ Cobas) Bendera Spanyol Manuel Herreros (Derbi)
1988 Bendera Amerika Serikat Eddie Lawson (Yamaha) Bendera Spanyol Sito Pons (Honda) Bendera Spanyol Jorge Martínez (Derbi) Bendera Spanyol Jorge Martínez (Derbi)
1987 Bendera Australia Wayne Gardner (Honda) Bendera Jerman Anton Mang (Honda) Bendera Italia Fausto Gresini (Garelli) Bendera Spanyol Jorge Martínez (Derbi)
1986 Bendera Amerika Serikat Eddie Lawson (Yamaha) Bendera Venezuela Carlos Lavado (Yamaha) Bendera Italia Luca Cadalora (Garelli) Bendera Spanyol Jorge Martínez (Derbi)
1985 Bendera Amerika Serikat Freddie Spencer (Honda) Bendera Amerika Serikat Freddie Spencer (Honda) Bendera Italia Fausto Gresini (Garelli) Bendera Swiss Stefan Dörflinger (Krauser)
1984 Bendera Amerika Serikat Eddie Lawson (Yamaha) Bendera Perancis Christian Sarron (Yamaha) Bendera Spanyol Ángel Nieto (Garelli) Bendera Swiss Stefan Dörflinger (Zündapp)
Year 500 cc 350 cc 250 cc 125 cc 50 cc
1983 Bendera Amerika Serikat Freddie Spencer (Honda)
Bendera Venezuela Carlos Lavado (Yamaha) Bendera Spanyol Ángel Nieto (Garelli) Bendera Swiss Stefan Dörflinger (Krauser)
1982 Bendera Italia Franco Uncini
(Suzuki)
Bendera Jerman Barat Anton Mang
(Kawasaki)
Bendera Perancis Jean-Louis Tournadre
(Yamaha)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Garelli)
Bendera Swiss Stefan Dörflinger
(Kreidler)
1981 Bendera Italia Marco Lucchinelli
(Suzuki)
Bendera Jerman Barat Anton Mang
(Kawasaki)
Bendera Jerman Barat Anton Mang
(Kawasaki)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Minarelli)
Bendera Spanyol Ricardo Tormo
(Motul-Bultaco)
1980 Bendera Amerika Serikat Kenny Roberts
(Yamaha)
Bendera Afrika Selatan Jon Ekerold
(Yamaha)
Bendera Jerman Barat Anton Mang
(Kawasaki)
Bendera Italia Pier Paolo Bianchi
(MBA)
Bendera Italia Eugenio Lazzarini
(Kreidler-Van Veen)
1979 Bendera Amerika Serikat Kenny Roberts
(Yamaha)
Bendera Afrika Selatan Kork Ballington
(Kawasaki)
Bendera Afrika Selatan Kork Ballington
(Kawasaki)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Minarelli)
Bendera Italia Eugenio Lazzarini
(Kreidler)
1978 Bendera Amerika Serikat Kenny Roberts
(Yamaha)
Bendera Afrika Selatan Kork Ballington
(Kawasaki)
Bendera Afrika Selatan Kork Ballington
(Kawasaki)
Bendera Italia Eugenio Lazzarini
(MBA)
Bendera Spanyol Ricardo Tormo
(Bultaco)
1977 Bendera Britania Raya Barry Sheene
(Suzuki)
Bendera Jepang Takazumi Katayama
(Yamaha)
Bendera Italia Mario Lega
(Morbidelli)
Bendera Italia Pier Paolo Bianchi
(Morbidelli)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Bultaco)
1976 Bendera Britania Raya Barry Sheene
(Suzuki)
Bendera Italia Walter Villa
(Harley-Davidson)
Bendera Italia Walter Villa
(Harley-Davidson)
Bendera Italia Pier Paolo Bianchi
(Morbidelli)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Bultaco)
1975 Bendera Italia Giacomo Agostini
(Yamaha)
Bendera Venezuela Johnny Cecotto
(Yamaha)
Bendera Italia Walter Villa
(Harley-Davidson)
Bendera Italia Paolo Pileri
(Morbidelli)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Kreidler)
1974 Bendera Britania Raya Phil Read
(MV Agusta)
Bendera Italia Giacomo Agostini
(Yamaha)
Bendera Italia Walter Villa
(Harley-Davidson)
Bendera Swedia Kent Andersson
(Yamaha)
Bendera Belanda Henk van Kessel
(Kreidler-Van Veen)
1973 Bendera Britania Raya Phil Read
(MV Agusta)
Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Jerman Barat Dieter Braun
(Yamaha)
Bendera Swedia Kent Andersson
(Yamaha)
Bendera Belanda Jan de Vries
(Kreidler)
1972 Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Finlandia Jarno Saarinen
(Yamaha)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Derbi)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Derbi)
1971 Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Phil Read
(Yamaha)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Derbi)
Bendera Belanda Jan de Vries
(Kreidler)
1970 Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Rodney Gould
(Yamaha)
Bendera Jerman Barat Dieter Braun
(Suzuki)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Derbi)
1969 Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Australia Kel Carruthers
(Benelli)
Bendera Britania Raya Dave Simmonds
(Kawasaki)
Bendera Spanyol Ángel Nieto
(Derbi)
1968 Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Phil Read
(Yamaha)
Bendera Britania Raya Phil Read
(Yamaha)
Bendera Jerman Barat Hans-Georg Anscheidt
(Suzuki)
1967 Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(Honda)
Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(Honda)
Bendera Britania Raya Bill Ivy
(Yamaha)
Bendera Jerman Barat Hans-Georg Anscheidt
(Suzuki)
1966 Bendera Italia Giacomo Agostini
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(Honda)
Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(Honda)
Bendera Swiss Luigi Taveri
(Honda)
Bendera Jerman Barat Hans-Georg Anscheidt
(Suzuki)
1965 Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(MV Agusta)
Bendera Rhodesia Jim Redman
(Honda)
Bendera Britania Raya Phil Read
(Yamaha)
Bendera Selandia Baru Hugh Anderson
(Suzuki)
Bendera Britania Raya Ralph Bryans
(Honda)
1964 Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(MV Agusta)
Bendera Rhodesia Jim Redman
(Honda)
Bendera Britania Raya Phil Read
(Yamaha)
Bendera Swiss Luigi Taveri
(Honda)
Bendera Selandia Baru Hugh Anderson
(Suzuki)
1963 Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(MV Agusta)
Bendera 
Federasi Rhodesia dan Nyasaland Jim Redman
(Honda)
Bendera 
Federasi Rhodesia dan Nyasaland Jim Redman
(Honda)
Bendera Selandia Baru Hugh Anderson
(Suzuki)
Bendera Selandia Baru Hugh Anderson
(Suzuki)
1962 Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(MV Agusta)
Bendera 
Federasi Rhodesia dan Nyasaland Jim Redman
(Honda)
Bendera 
Federasi Rhodesia dan Nyasaland Jim Redman
(Honda)
Bendera Swiss Luigi Taveri
(Honda)
Bendera Jerman Barat Ernst Degner
(Suzuki)
1961 Bendera 
Federasi Rhodesia dan Nyasaland Gary Hocking
(MV Agusta)
Bendera 
Federasi Rhodesia dan Nyasaland Gary Hocking
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Mike Hailwood
(Honda)
Bendera Australia Tom Phillis
(Honda)

1960 Bendera Britania Raya John Surtees
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya John Surtees
(MV Agusta)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)

1959 Bendera Britania Raya John Surtees
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya John Surtees
(MV Agusta)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)

1958 Bendera Britania Raya John Surtees
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya John Surtees
(MV Agusta)
Bendera Italia Tarquinio Provini
(MV Agusta)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)

1957 Bendera Italia Libero Liberati
(Gilera)
Bendera Australia Keith Campbell
(Moto Guzzi)
Bendera Britania Raya Cecil Sandford
(Mondial)
Bendera Italia Tarquinio Provini
(Mondial)

1956 Bendera Britania Raya John Surtees
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Bill Lomas
(Moto Guzzi)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)

1955 Bendera Britania Raya Geoff Duke
(Gilera)
Bendera Britania Raya Bill Lomas
(Moto Guzzi)
Bendera Jerman Barat Hermann Paul Müller
(NSU)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(MV Agusta)

Year 500 cc 350 cc 250 cc 125 cc Sidecar
1954 Bendera Britania Raya Geoff Duke
(Gilera)
Bendera Britania Raya Fergus Anderson
(Moto Guzzi)
Bendera Jerman Barat Werner Haas
(NSU)
Bendera Austria Rupert Hollaus
(NSU)
Bendera Jerman Barat Wilhelm Noll
(BMW)+
1953 Bendera Britania Raya Geoff Duke
(Gilera)
Bendera Britania Raya Fergus Anderson
(Moto Guzzi)
Bendera Jerman Barat Werner Haas
(NSU)
Bendera Jerman Barat Werner Haas
(NSU)
Bendera Britania Raya Eric Oliver
(Norton)+
1952 Bendera Italia Umberto Masetti
(Gilera)
Bendera Britania Raya Geoff Duke
(Norton)
Bendera Italia Enrico Lorenzetti
(Moto Guzzi)
Bendera Britania Raya Cecil Sandford
(MV Agusta)
Bendera Britania Raya Cyril Smith
(Norton)+
1951 Bendera Britania Raya Geoff Duke
(Norton)
Bendera Britania Raya Geoff Duke
(Norton)
Bendera Italia Bruno Ruffo
(Moto Guzzi)
Bendera Italia Carlo Ubbiali
(Mondial)
Bendera Britania Raya Eric Oliver
(Norton)+
1950 Bendera Italia Umberto Masetti
(Norton)
Bendera Britania Raya Bob Foster
(Velocette)
Bendera Italia Dario Ambrosini
(Benelli)
Bendera Italia Bruno Ruffo
(Mondial)
Bendera Britania Raya Eric Oliver
(Norton)+
1949 Bendera Britania Raya Leslie Graham
(AJS)
Bendera Britania Raya Freddie Frith
(Velocette)
Bendera Italia Bruno Ruffo
(Moto Guzzi)
Bendera Italia Nello Pagani
(Mondial)
Bendera Britania Raya Eric Olivier
(Norton)+
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Juara_Dunia_Grand_Prix_Sepeda_Motor